Donald Trump Bersedia Digaji $1? Hal ini Sudah Biasa di Kalangan Pemimpin Dunia Lainnya

Presiden terpilih Donald Trump mengumumkan bahwa dia tidak akan mengambil gajinya dan hanya bersedia menerima $1.


Pernyataan Donald Trump lewat inverview TV pertamanya di CBS News terdengar mengagumkan, namun hal ini mungkin sudah biasa di kalangan pemimpin dunia lainnya. Trump mengaku jika dia tidak akan mengambil gajinya selama dia bertugas sebagai Presiden. Dia bahkan tidak mengetahui berapa jumlah gaji seorang Presiden sebelumnya.

Walaupun diberitahu dia akan menerima $400.000, dia tetap bersikeras tidak akan menerima gajinya tersebut. Namun karena Undang-undang di Amerika tidak mengijinkan pekerja yang tidak dibayar, Donald Trump bersedia digaji $1 per tahun. 

 
"I think I have to by law take $1, so I’ll take $1 a year,” Trump said.

“But it’s a ― I don’t even know what it is. Do you know what the salary is?"

"$400,000 you’re giving up,” Stahl answered.

"No, I’m not gonna take the salary. I’m not taking it."

Trump akan menjadi Presiden Amerika ke-3 dalam sejarah yang tidak mau menerima gaji. Sebelumnya, Presiden Herbert Hoover dan John F. Kennedy mendonasikan gaji mereka untuk amal. Presiden Herbert Hoover dan John F Kennedy sangat kaya, sehingga bersedia mendonasikan gaji mereka. 

Hal yang sama dilakukan oleh pemimpin dunia lainnya

Mantan Walikota Michael Bloomberg, mantan Gubernur California Arnold Schwarzenegger dan mantan Gubernur Massachusetts Mitt Romney juga digaji se-dollar sesuai dengan permintaan mereka.

Nominal yang sama diterima oleh CEO terkenal dunia lainnya seperti, Mark Zuckerberg (Facebook), Sergey Brin dan Larry Page (Google), Larry Ellison (Oracle), Meg Whitman (Hewlett Packard Entreprise). Namun demikian, mereka masih menerima pendapatan lain dari saham perusahaan dan kompensasi kinerja.

Walaupun hal ini awalnya dipopulerkan oleh Steve Job saat dia kembali memegang kendali perusahaan di Silicon Valley (1997), business executives lainnya telah mengorbankan gaji mereka sejak Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Julukan "dollar-a-year men" atau satu dollar per tahun, ditujukan untuk para executives terkemuka yang secara sukarela melayani negara selama PD I. Hal ini muncul kembali dalam PD II, di mana para executives tersebut berasal dari industri raksasa seperti Lockheed, Chrysler dan Boeing. Mereka bersedia melakukan tugas patriotik bagi negara tanpa digaji. Namun karena peraturan Amerika yang melarang adanya pekerja yang tidak digaji, para pemimpin tersebut harus bersedia menerima $1 per tahun.

What's Your Reaction?
Angry Angry
0
Angry
Funny Funny
1
Funny
WOW WOW
0
WOW
Cry Cry
0
Cry
Like
0
Like
Love Love
0
Love
[wordpress_social_login]


OR


Note: Your password will be generated automatically and sent to your email address.

Forgot Your Password?

Enter your email address and we'll send you a link you can use to pick a new password.

log in

reset password

Back to
log in

Choose post type

News Image List Poll Quiz Video
Choose A Format
Personality quiz
Trivia quiz
Poll
Story
List
Video
Audio
Image